Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April selalu identik dengan emansipasi wanita. Hal tersebut rupanya dijadikan dasar para penghuni Asrama Putri Unesa untuk memilih tema acaranya. Bertema "Meningkatkan Kreatifitas dan Solidaritas Perempuan yang Professional dan Berintegrasi Tinggi", para kaum hawa di Asrama Putri Unesa yang berlokasi di Kampus Unesa Lidah Wetan (21/4) ini menggelar serangkaian acara khusus perempuan. Lomba fashion show dan pemilihan duta asrama yang digelar kamis malam tersebut merupakan puncak acara dari dua lomba sebelumnya, antara lain lomba memasak dan kebersihan kamar.
Utami Widyastuti Suryadi, SE. selaku pengelola bagian administrasi dan humas asrama mengatakan bahwa kreatif dalam mix match busana serta percaya diri yang tinggi merupakan kunci utama untuk meraih juara dalam lomba lenggak-lenggok tersebut. Tria Oktora Dewi berhasil memenuhi kriteria tersebut dan meraih penghargaan sebagai juara pertama dalam lomba fashion show. Dia mengaku tidak menyangka, "Jujur ini pengalaman pertama saya,senang rasanya tapi ini semua berkat bantuan temen-teman di lantai lima," ujar penghuni berkerudung ini. Sedangkan untuk menyabet predikat sebagai duta asrama, diperlukan keaktifan dalam mengikuti kegiatan asrama yang diikuti pula dengan attitude dan IPK yang baik. Tahun ini yang terpilih sebagai duta asrama adalah Pradita Arisgi Werhadiantiwi, seorang mahasiswa dari FIP prodi Bimbingan dan Konseling. Diharapkan nantinya, mahasiswa yang ber-IPK 3,57 ini, dapat berperan aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi sesama penghuni asrama.
Acara yang khusus ditujukan untuk penghuni asrama ini ternyata menarik minat penghuni, "Tahun lalu ketika diadakan acara ini, pesertanya antusias sekali, jadi tahun ini kita adakan lagi, dan tidak disangka malah lebih heboh dari tahun lalu," ujar Ni Luh selaku ketua pelaksana. Menurut mahasiswa psikologi ini, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silahturahmi, kekeluargaan, dan kebersamaan antar penghuni asrama. Walau peserta hanya dibatasi untuk penghuni asrama namun tidak untuk pengunjung. Rupanya acara yang nantinya akan menjadi agenda tahunan ini menarik antusiasme para pengunjung dari luar asrama, salah satunya Aditya Yudha. Mahasiswa ini sengaja meluangkan waktu untuk menyaksikan acara tersebut, "Acara ini bagus, mengangkat harkat dan martabat wanita Indonesia, asik dan patut untuk dipertahankan," imbuh Aditya. [Ema Septiana_Humas]
Utami Widyastuti Suryadi, SE. selaku pengelola bagian administrasi dan humas asrama mengatakan bahwa kreatif dalam mix match busana serta percaya diri yang tinggi merupakan kunci utama untuk meraih juara dalam lomba lenggak-lenggok tersebut. Tria Oktora Dewi berhasil memenuhi kriteria tersebut dan meraih penghargaan sebagai juara pertama dalam lomba fashion show. Dia mengaku tidak menyangka, "Jujur ini pengalaman pertama saya,senang rasanya tapi ini semua berkat bantuan temen-teman di lantai lima," ujar penghuni berkerudung ini. Sedangkan untuk menyabet predikat sebagai duta asrama, diperlukan keaktifan dalam mengikuti kegiatan asrama yang diikuti pula dengan attitude dan IPK yang baik. Tahun ini yang terpilih sebagai duta asrama adalah Pradita Arisgi Werhadiantiwi, seorang mahasiswa dari FIP prodi Bimbingan dan Konseling. Diharapkan nantinya, mahasiswa yang ber-IPK 3,57 ini, dapat berperan aktif dalam kegiatan yang bermanfaat bagi sesama penghuni asrama.
Acara yang khusus ditujukan untuk penghuni asrama ini ternyata menarik minat penghuni, "Tahun lalu ketika diadakan acara ini, pesertanya antusias sekali, jadi tahun ini kita adakan lagi, dan tidak disangka malah lebih heboh dari tahun lalu," ujar Ni Luh selaku ketua pelaksana. Menurut mahasiswa psikologi ini, acara tersebut bertujuan untuk mempererat silahturahmi, kekeluargaan, dan kebersamaan antar penghuni asrama. Walau peserta hanya dibatasi untuk penghuni asrama namun tidak untuk pengunjung. Rupanya acara yang nantinya akan menjadi agenda tahunan ini menarik antusiasme para pengunjung dari luar asrama, salah satunya Aditya Yudha. Mahasiswa ini sengaja meluangkan waktu untuk menyaksikan acara tersebut, "Acara ini bagus, mengangkat harkat dan martabat wanita Indonesia, asik dan patut untuk dipertahankan," imbuh Aditya. [Ema Septiana_Humas]
Share It On: