Untuk menghadapi PON 2016 Jabar, KONI Jatim akan menggandeng Unesa untuk pembinaan fisik atlet. Salah satu tim perumus Puslatda, Irmantara Subagio sedikit memberi bocoran tentang format Puslatda model anyar. Menurut Ibag, sebelum ditentukan layak masuk Puslatda, atlet harus melalui serangkaian seleksi yang sangat ketat. Nanti akan ada beberapa tahapan-tahapan, seperti tes fisik, tes kesehatan dan tes psikologi, ungkap Irmantara. Dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini menambahkan, dalam serangkaian tahapan itu, KONI akan menggandeng sejumlah universitas. Misalnya kalau fisik di Unesa. Kalau tes kesehatan misalnya Universitas Airlangga, sambung penggiat olahraga tenis ini. Ibag, sapaan akrabnya menambahkan, saat ini format Puslatda yang tengah digodok oleh tim khusus yang ditunjuk KONI, sudah masuk dalam tahap finalisasi. Secara terus menerus, tim yang dibentuk oleh KONI ini pun melakukan presentasi dan melapor perkembangan ke Erlangga. (Tt/syt)
Share It On: