Unesa di tahun 2013 benar-benar gencar membangun di segala tempat. Di Kampus Lidahwetan, terlihat bangunan megah PPG, kator pusat setengah jadi, pusat kegiatan pemuda, jalan paving, gedung pertemuan, hutan kota, dan pernik lainnya. Di Kampus Ketintang terlihat gedung senat setengah jadi, LPPM, Taman Ranunesa, Selasar Hijau, Hutan Mini, Mural, dan paving setengah jadi. Bangunan itu tentu untuk kepentingan kelancaran perkuliahan, baik dari sisi proses maupun infrastrukturnya. Banjir yang selalu merindu Kampus Ketintang, tentu, akan terkurangi dengan jalan paving. Kesan kumuh mulai hilang dari pandangan. Mahasiswa terlihat senang saat menikmati bangunan itu. Dosen pun akan lebih bersemangat dengan bangunan yang memberikan keindahan itu. Lalu, bagaimana perwatannya? (Tim Refleksi 2013/Humas Unesa)
Share It On: