
Adam Al Halwi usai menjalani sidang skripsi berjudul ““Pengembangan LKPD Berorientasi Assessment for Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Hidrokarbon”.
Unesa.ac.id. SURABAYA—Segudang prestasi gemilang berhasil membawa Adam Al Halwi menjadi salah satu wisudawan terbaik dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada gelaran wisuda periode 115 akhir Agustus 2025 lalu. Ia berhasil lulus dengan IPK nyaris sempurna, 3.92.
Wisudawan asal Tulungagung itu mencatatkan prestasi akademik maupun non-akademik. Di antaranya Publikasi Journal Eduscience (JES) SINTA 2 sebagai penulis pertama, juara 2 Cabang Lomba Scientific PaperDIMAS-TI AMLI 2023, finalis LKTIN Kimia Unesa 2023, juara 3 Essay Competition Indonesia Solar Boat Challenge 2022, juara 1 Lomba Desain Poster Tingkat Nasional 2022 dan berbagai perlombaan lainnya.
Adam, demikian sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Kimia dimulai kala masih duduk di bangku SMA. Awalnya, hanya penasaran saja karena yang sering dipelajari di SMP adalah mapel IPA (biologi dan fisika), sedangkan kimia belum pernah dipelajari.
“Saya semakin tertarik saat bergabung di ekstrakurikuler olimpiade kimia. Kemudian saya belajar semakin dalam tentang kimia, ya di bangku kuliah,” ujarnya.
Adam masuk ke Unesa melalui jalur mandiri prestasi keagamaan. Dengan prestasi keagamaan itu, ia mendapatkan beasiswa selama 8 semester. Putra dari pasangan Chabib Arifin dan Atik Nur Hasanah itu sangat memperhatikan keseimbangan antara perkuliahan dan kegiatan non-akademik.
Ia selalu berusaha menyelesaikan tugas perkuliahan terlebih dahulu, baru fokus ke kegiatan non-akademik. Selain itu, ia juga berupaya tidak menunda-nunda waktu dalam menyelesaikan pekerjaan, agar tidak mengganggu kegiatan lainnya.

www.unesa.ac.id
Ia berupaya menyelesaikan kesibukannya dengan tugas-tugas perkuliahan yang cukup banyak. Adakalanya, ia harus rela menunda waktu istirahat untuk menyelesaikan kewajiban perkuliahan. Berkat kemampuan mengatur waktu, ia pun berhasil membanggakan orang tua di panggung wisuda.
Untuk mendapatkan nilai akademik yang memuaskan, Adam punya tips dengan memaksimalkan setiap komponen penilaian seperti presensi, tugas, UTS, dan UAS. Ketika masa perkuliahan, ia selalu masuk setiap hari dan aktif bertanya, tugas dikerjakan semaksimal mungkin, belajar sebelum ujian, dan mempelajari kembali soal-soal atau materi sebelumnya.
“Agar suasana belajar semakin menyenangkan, saya belajar bersama teman sekaligus bertukar pemikiran,” ungkapnya.
Lelaki yang hobi membaca itu menulis skripsi berjudul “Pengembangan LKPD Berorientasi Assessment for Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Hidrokarbon”.
Semasa perkuliahan, ia mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya. Bagi Adam, orang tua menjadi sosok yang memotivasinya dalam menjalani hidup. Selain itu, para dosen di Prodi Kimia juga berperan dalam pengembangan dirinya selama perkuliahan.
“Para dosen memiliki kompetensi yang bagus, sehingga profesional dalam mengajar di kelas maupun praktikum. Dukungan lain juga saya dapatkan dari teman-teman,” ujar wisudawan kelahiran Banyuwangi itu. []
***
Penulis: Hasna
Editor: @zam*
Foto: Dok Adam Al Halwi
Share It On: