Fakultas Bahasa dan Seni Unesa tampak ramai oleh pecinta budaya Jepang, pada tanggal 27-28 November 2017. Kegiatan yang dikenal dengan Japan Pop Culture (JPC) ini diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang Unesa. Latar belakang diadakanya JPC karena mahasiswa pendidikan Bahasa Jepang ingin mengadakan festival seperti yang ada di Jepang. Selain festival kami juga ingin menambahkan sesuatu hal yang berhubungan dengan edukasi yaitu lomba SMA untuk menyediakan wadah bagi siswa setingkat SMA yang memiliki minat dan bakat terhadap budaya Jepang. Rangkaian acara untuk hari Sabtu ada lomba untuk siswa SMA dan workshop shodou. Berbagai lomba yang diikuti oleh siswa SMA se-Jawa Timur ini antara lain olimpiade, cerdas cermat, kamishibai (story telling), baca berita, shodou (kaligrafi), dan benron (pidato). Sedangkan acara puncak festival diselengarakan pada hari Minggu dihadiri sekitar 2000 pengunjung yang berasal dari daerah Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa Timur. Rangkaian acara pada festival tahunan ini ada lomba cosplay, karaoke, pemilihan miss JPC 2016, seiyu,desain character, photo contest, penampilan band, serta penampilan guest star acara, Klantink dan Akiba Street.
Pada gelaran JPC tahun 2016 ini ada yang hal berbeda dari gelaran tahun sebelumnya. Perbedaanya terletak pada tema "Lets Start Nipponesia" yang memadukan antara budaya Jepang dan Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari karaoke dan band yang menyanyikan lagu berbahasa Jepang dan lagu tradisional Indonesia, serta kostum pengisi pada JPC kali ini juga memadukan antara budaya Jepang dan Indonesia. Selain itu, terdapat kolaborasi antara grup music Klantink yang mengusung musik keroncong Indonesia dan Akiba Street yang merupakan grup band ala Jepang.
"Saya berharap untuk JPC 2017 depan ini bisa lebih meriah dan menampilkan sesuatu yang berbeda baik dari segi edukasi maupun entertainment," harap ketua pelaksana JPC Unesa 2016, Avril. (mezalina,emir)
Share It On: