Lama tidak bertemu, membuat para alumni IKIP Surabaya yang sekarang berubah menjadi Unesa melepas rindu bersama teman-teman saat reuni. Acara yang diadakan oleh Ikatan Alumni Unesa (IKA Unesa) bertempat di Gedung Serba Guna Unesa, Kampus ketintang, Pada Mingggu (06/01). Acara yang diikuti oleh sekitar 500 alumni tersebut, dari suluruh provinsi dan kota di Indonesia, dikemas dengan dialog interaktif yang bertema "Alumni Pendidikan Berwirausaha." Sebelum sesi dialog, acara reuni kali ini diawali dengan adanya Lounching Website IKA Unesa oleh Pembantu Rektor III Unesa, Prof. Dr. Warsono., M.S.
Sesi dialog mendatangkan empat pemateri selaku alumni Unesa. Yaitu Bambang D.H, selaku Wakil Wali Kota Surabaya, menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreneur harus memilki tiga akses, yaitu akses modal, akses pasar, dan akses manajemen. "Mudahan dengan IKA Unesa katiga akses tersebut dapat dicapai," harapnya.
Pemateri kedua, H. R. Soeroso, selaku Direktur Utama Bank UMKM Jawa Timur, menjelaskan bahwa untuk menjadi wirausaha harus mampu membaca peluang yang ada di sekitar dan fokus pada usaha. Soeroso juga menambahkan bahwa alumni Unesa harus mampu menjadi pelopor dalam pengembangan wirausaha-wirausaha baru di daerah. Selanjutnya yaitu Tito, selaku kepala sekolah e-school menceritakan tentang pengalaman dan perjalanan menjadi seorang wirausaha. Pemateri terakhir yaitu Senior Advisor Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Jatim, Heru Subagyo. Ia menyatakan bahwa menjadi lulusan IKIP tidak perlu minder, kita harus yakin bahwa kita juga bisa. (Zaen/syt)
Share It On: