Aksi Bungkam, begitulah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIK Unesa menamakan aksinya yang berlokasi di depan GSG Gema Unesa (02/02). Pasalnya pada aksi kali ini, mereka menutup mulutnya dengan plakban. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap Prof. Dr. Muchlas Samani, M. Pd., Rektor Unesa. Benny Sudjono, salah satu mahasiswa FIK ini menjelaskan bahwa aksi protes yang dia lakukan bersama teman-temannya menandakan ketidakpuasan mahasiswa dalam proses pemilihan dekan di berbagai fakultas yang berada di lingkungan Unesa, khusnya di FIK. Karena menurutnya, dalam proses pemilihan dekan mahasiswa tidak diberikan kesempatan untuk berbicara.
Sekitar 50 Mahasiswa yang mengatasnamakan perwakilan FIK tersebut menuntut rektor dengan empat tuntutan. Pertama, agar memaksimalkan instrumen penilaian terhadap seluruh calon dekan. Kedua, memperhatikan dan menggunakan suara mahasiswa sebagai dasar pengambilan keputusan. Ketiga, memilih orang yang tepat sesuai dengan keinginan mahasiswa yang telah memenuhi syarat. Dan keempat, transparansi hasil penilaian tes psikologi dan fit and proper test terhadap Bakal Calon Dekan (Bacadek).
Didampingi Prof. Dr. Warsono. M.S., Pembantu Rektor III Unesa (PR III), Rektor Unesa menerima aksi tersebut dengan tangan terbuka dan megajak mereka untuk share. Selain itu, para demonstran dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan mereka demi kemajuan Unesa. [Zainur Rahman_Humas]
Sekitar 50 Mahasiswa yang mengatasnamakan perwakilan FIK tersebut menuntut rektor dengan empat tuntutan. Pertama, agar memaksimalkan instrumen penilaian terhadap seluruh calon dekan. Kedua, memperhatikan dan menggunakan suara mahasiswa sebagai dasar pengambilan keputusan. Ketiga, memilih orang yang tepat sesuai dengan keinginan mahasiswa yang telah memenuhi syarat. Dan keempat, transparansi hasil penilaian tes psikologi dan fit and proper test terhadap Bakal Calon Dekan (Bacadek).
Didampingi Prof. Dr. Warsono. M.S., Pembantu Rektor III Unesa (PR III), Rektor Unesa menerima aksi tersebut dengan tangan terbuka dan megajak mereka untuk share. Selain itu, para demonstran dipersilahkan untuk menyampaikan aspirasi dan keinginan mereka demi kemajuan Unesa. [Zainur Rahman_Humas]
Share It On: