
www.unesa.ac.id
Rita mengungkapkan, pihak sekolah perlu memperhatikan pembinaan sikap dan karakter masing-masing siswa dengan cara membina dan meningkatkan intelektualisme dan profesionalisme. Selain itu, pihak sekolah juga dapat menerapkan nilai-nilai karakter pada siswa dengan membuat aturan dan tata tertib yang dapat menumbuhkan karakter-karakter baik, misalnya dengan membuat kantin kejujuran. Dalam hal ini, sekolah dapat menumbuhkan karakter kejujuran pad setiap siswa.
“Individu yang berkarakter baik atau unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal yang baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dirinya ,sesama lingkungan, bangsa dan negara serta dunia internasional,” jelasnya.
Menurut Rita, dengan adanya pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang siswa akan menjadi cerdas emosinya. Selain itu, bekal penting dalam mempersiapkan seorang siswa dalam menyongsong masa depan adalah kecerdasan emosi, karena seseorang akan lebih mudah dan berhasil menghadapi segala macam tantangan kehidupan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.
“Karakter tersebut diharapkan menjadi kepribadian utuh yang mencerminkan keselarasan dan keharmonisan dari olah hati (kejujuran dan rasa tanggung jawab), pikir (kecerdasan), raga (kesehatan dan kebersihan), serta rasa (kepedulian) dan karsa (keahlian dan kreativitas). Itulah harapan yang diinginkan oleh pihak SMAN 1 Nganjuk,” tambah Rita.
Rita memberikan contoh gambaran antara kecerdasan emosi dengan keberhasilan di sekolah. Berbagai hasil penelitian tentang pengaruh positif kecerdasan emosi anak terhadap keberhasilan di sekolah. Dikatakan bahwa ada sederet faktor-faktor resiko penyebab kegagalan anak di sekolah. Faktor-faktor resiko yang disebutkan ternyata bukan terletak pada kecerdasan otak, tetapi pada karakter, yaitu rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, kemampuan bergaul, kemampuan berkonsentrasi, rasa empati, dan kemampuan berkomunikasi.
“Salah satu bentuk dari perpaduan antara kecerdasan emosi dengan keberhasilan telah diperoleh SMAN 1 Nganjuk melalui Juara 1 Siswa Berprestasi Tingkat Sma Putra, Tingkat Kabupaten Nganjuk Tahun 2016 dan Tahun 2017,” jelas perempuan Alumni S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya ini. (rus/sir)
Share It On: