
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Selain penguatan kerja sama dengan mitra internasional, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) juga memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi dalam negeri di berbagai daerah, salah satunya Universitas Billfath Lamongan. Komitmen kerja sama keduanya dibahas dalam pertemua yang berlangsung di Rektora Unesa Kampus II Lidah Wetan, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Rektor Universitas Billfath, Nur Ahid menyampaikan bahwa kunjungannya ke kampus ‘Rumah Para Juara’ sebagai langkah awal untuk membangun kemitraan komprehensif yang tidak sekadar berhenti di atas kertas, melainkan bermuara pada komitmen konkret guna membangun mindset akademik transformatif.
Sasaran esensial dari sinergi ini secara menyeluruh diproyeksikan mencakup berbagai program berkelanjutan, mulai dari pelaksanaan program gelar bersama (joint degree), pertukaran serta peminjaman tenaga pengajar antar-institusi, hingga program pembinaan dosen secara berkala demi mendongkrak kapasitas serta wawasan global seluruh pimpinan dan tenaga pendidik di Universitas Billfath.
Melalui jalinan kemitraan yang suportif bersama Unesa, Universitas Billfath bertekad untuk keluar dari zona konvensional, terus menghasilkan inovasi, dan mulai mengadopsi cara pandang baru yang berorientasi pada standar internasional tanpa menanggalkan identitas lokal.

www.unesa.ac.id
Nur Ahid meyakini bahwa prasyarat mutlak bagi sebuah perguruan tinggi untuk dapat bergerak maju di era kompetisi global adalah keberanian untuk merombak paradigma lama. Sehingga Universitas Billfath bertekad untuk terus berinovasi dan mulai mengadopsi cara pandang yang tidak hanya terpaku pada skala nasional, melainkan juga berorientasi pada wawasan internasional.
Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi semakin kompleks, sehingga diperlukan kerja sama yang kuat untuk menghadirkan tridarma yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.
Bagi Cak Hasan, Universitas Billfath yang berkedudukan di Lamongan memiliki basis potensi pertumbuhan yang sangat masif, sehingga bisa menjadi modal penting dalam pengembangan kolaborasi yang bermanfaat bagi civitas dan masyarakat ke depan.
“Banyak potensi lokal yang sebenarnya bisa kita kembangkan melalui kolaborasi program akademik, riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan itu bisa kita bicarakan kerja samanya ke depan,” ucap Cak Hasan.][
***
Reporter: Tarisa Adistia (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: