
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa)melakukan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas internal organisasi. Melalui kegiatan upgrading bertajuk “Next Gen Leaders”, fungsionaris BEM Unesa melakukan studi praktis mengenai tata kelola organisasi profesional di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Timur, pada Sabtu, 11 April 2026.
Ketua BEM Unesa, Birbik Arya Fairuzzamani, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Biro Organisasi Setda Pemprov Jatim merupakan upaya menjawab kompleksitas dinamika organisasi mahasiswa saat ini. Menurut mahasiswa Fakultas Hukum tersebut, BEM Unesa harus dikelola secara profesional sebagai ruang kaderisasi kepemimpinan yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan setiap fungsionaris memiliki kompetensi mumpuni dalam manajemen organisasi dan pengambilan keputusan yang adaptif. Fondasi organisasi yang kuat adalah kunci untuk mewujudkan visi 'Eskalasi Nyata untuk Unesa Berdigdaya',” tegas Birbik.
Penguatan Standar Organisasi

www.unesa.ac.id
Ketua Pelaksana, Muchammad Fahmi Shiddiq, menambahkan bahwa pemilihan lokasi di lingkungan Pemprov Jatim bertujuan agar mahasiswa bisa belajar langsung dari praktik tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Materi yang disajikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi sangat aplikatif bagi kebutuhan organisasi kampus.
Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Biro Organisasi Setda Prov Jatim, Heni Supartini membekali mahasiswa mengenai pentingnya tertib administrasi keuangan dan kesekretariatan. Ia menekankan bahwa transparansi adalah jantung dari efektivitas organisasi manapun.
Mitigasi Risiko dan Resolusi Konflik

www.unesa.ac.id
Selain aspek administratif, mahasiswa juga dibekali kemampuan manajerial tingkat lanjut. CEO TV9, Ahmad Hakim Jayli, memaparkan materi mengenai risk management dan problem solving. Ia menekankan pentingnya organisasi dalam mengidentifikasi potensi risiko serta merumuskan solusi secara sistematis dan terukur sebelum masalah tersebut meluas.
Sementara itu, Ketua Umum PMMBN, Derida Ahmad Bilhaq, melengkapi pembekalan dengan materi resolusi konflik dan komunikasi efektif. Ia menyoroti pentingnya pengelolaan dinamika internal secara konstruktif melalui komunikasi yang terbuka dan empatik agar keharmonisan organisasi tetap terjaga.
Melalui upgrading ini, BEM Unesa diharapkan mampu menghadirkan kontribusi yang lebih nyata dan profesional, tidak hanya di dalam lingkungan kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas sebagai representasi pemimpin muda yang berintegritas. ][
***
Reporter: Mochammad Ja'far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim BEM Unesa
Share It On: