
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA— Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Direktorat Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah kembali membuka UNESA Tri Metrics 2026 bagi perguruan tinggi di Indonesia dan mancanegara untuk berpartisipasi dalam pengukuran bidang disabilitas, olahraga, dan seni. Pendaftaran, pengisian dan pengunggahan data dibuka Agustus hingga akhir September 2026.
Pemeringkatan ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, kreatif, sehat, dan berkelanjutan. UNESA Tri Metrics 2026 terdiri atas tiga metrik, yakni UNESA-DIMETRIC untuk bidang disabilitas, UNESA-SPORTTRIC untuk bidang olahraga, dan UNESA-ARTRIC untuk bidang seni dan budaya.
Perguruan tinggi dapat memilih mengikuti satu, dua, atau ketiga metric sesuai dengan capaian dan kekuatan institusinya masing-masing. Dengan demikian, setiap kampus memiliki ruang untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan praktik terbaik yang dimiliki pada bidang masing-masing.
UNESA-DIMETRIC (Mengukur Ekosistem Kampus yang Inklusif)
UNESA-DIMETRIC atau Unesa Disability Inclusion Metric (UDIM) dimaksudkan untuk mengukur dan memantau komitmen perguruan tinggi dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif, ramah, dan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas. Metrik ini bukan sekadar pemeringkatan, melainkan bukti nyata bahwa perguruan tinggi hadir untuk semua kalangan.
Metrik bidang disabilitas ini menilai enam aspek, yakni kepemimpinan dan regulasi; pendidikan, kemahasiswaan, dan alumni; penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat; pengembangan sumber daya manusia; sarana dan prasarana; serta kolaborasi dan kemitraan.
Melalui instrumen ini, perguruan tinggi dapat melihat sejauh mana kebijakan, layanan, sumber daya, hingga lingkungan kampus telah mendukung pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Pendaftaran dan pengisian data dapat dilakukan di unesa-dim.unesa.ac.id.
UNESA-SPORTTRIC, (Kekuatan Prestasi dan Program Keolahragaan)
UNESA-SPORTTRIC berfokus pada pengembangan dan kinerja bidang keolahragaan di perguruan tinggi. Penilaian mencakup lima area utama, yakni sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kebijakan olahraga, layanan kepada masyarakat (community services), serta program-program keolahragaan.
Instrumen ini memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk memetakan kekuatan sekaligus perkembangan ekosistem olahraga yang dibangun di lingkungan kampus. Pendaftaran UNESA-SPORTTRIC dilakukan melalui sporttric.unesa.ac.id.
UNESA-ARTRIC, Menguatkan Ekosistem Kreativitas dan Seni
Sementara itu, UNESA-ARTRIC menjadi instrumen yang menilai hasil kreatif perguruan tinggi serta komitmennya terhadap keragaman artistik dan keberlanjutan. Kehadiran instrumen tersebut melengkapi dua metric lainnya dengan memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk menunjukkan capaian dan kontribusinya dalam pengembangan seni serta kreativitas di lingkungan kampus.
Pemeringkatan ini terdiri dari enam indikator penialiain, mulai dari Pengembangan kelembagaan seni, Sumber daya manusia di bidang seni, Penelitian dan publikasi di bidang seni, Koleksi seni dan media seni, Penyelenggaraan kegiatan seni, dan Sarana pendukung seni. Pendaftaran dan pengisian data metrik bidang seni dan budaya ini dapat dilakukan melalui artric.unesa.ac.id.
Wakil Rektor III Unesa, Bambang Sigit Widodo, mengatakan ketiga instrumen tersebut dikembangkan sebagai bagian dari kerangka pemeringkatan internasional yang memungkinkan perguruan tinggi membandingkan capaian pada bidang yang belum banyak terakomodasi dalam pemeringkatan konvensional.
“Tri Metrics merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem prestasi non-akademiknya dengan universitas internasional, mendapatkan pengakuan, dan berdiri bersama komunitas global yang berkembang yang berkomitmen pada ukuran keunggulan pendidikan tinggi yang lebih holistik,” ujarnya.
Pengembangan Tri Metrics memiliki pijakan dari penyelenggaraan sebelumnya. Sebanyak 125 institusi pendidikan tinggi dari Indonesia dan empat negara, yakni Malaysia, Filipina, Spanyol, dan Inggris, telah berpartisipasi pada edisi sebelumnya. Tahun ini, Unesa membuka partisipasi lebih luas bagi perguruan tinggi di Indonesia maupun internasional.
Unesa Tri Metrics, tidak hanya membuka ruang pemeringkatan, tetapi juga mempertemukan perguruan tinggi dalam ekosistem yang mendorong pengembangan bidang disabilitas, , olahraga, dan seni sebagai bagian dari kontribusi pendidikan tinggi dalam membangun peradaban global yang lebih ramah, sehat, dan berkelanjutan.
Adapun timeline tri metric Unesa sebagai berikut:
- Pengisian & Pengunggahan Data: Agustus–September 2026
- Review & Penilaian: Oktober—November 2026
- Pengumuman Pemenang: November 2026
- Penganugerahan (Awarding): Desember 2026. []
Share It On: