
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Program Studi S-1 Gizi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali memperkuat keunggulan akademiknya dengan menggelar kuliah tamu internasional. Bertajuk “Guest Lecture: Dietary Protein, Exercise, and Skeletal Muscle (during Ageing)”, kegiatan ini menghadirkan pakar dari Wageningen University and Research, Belanda, pada Rabu, 4 Februari 2026, di Auditorium U1 FIKK, Kampus Lidah Wetan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Visiting Top Professor yang didanai LPDP. Kehadiran Dr. Marco Mensink menjadi momentum penting bagi civitas akademika Unesa untuk mendalami isu sarcopenia, yaitu kondisi penurunan massa dan fungsi otot yang menjadi tantangan kesehatan serius seiring bertambahnya usia.
Dalam paparannya, Marco menekankan pentingnya diagnosis dini melalui tahapan dan alat ukur yang presisi guna mengidentifikasi gejala kehilangan kekuatan otot secara akurat. Pengetahuan ini dinilai sangat krusial bagi pengembangan kurikulum gizi olahraga di FIKK, terutama dalam memahami kondisi fisik lansia secara teknis.

www.unesa.ac.id
Selain aspek diagnosis, Marco mengupas tuntas sinergi antara asupan protein dan aktivitas fisik sebagai strategi utama menjaga massa otot. Ia memberikan solusi praktis mengenai cara menyiasati sumber protein berkualitas rendah dalam pola makan sehari-hari agar tetap mampu mendukung sintesis protein otot secara optimal.
Kuliah tamu ini melengkapi rangkaian sesi sebelumnya yang membahas pilar utama "Nutrition, Exercise, and Sport". Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami mekanisme jalur energi dan kontribusinya terhadap performa di berbagai cabang olahraga, termasuk penyesuaian presisi asupan protein dan karbohidrat untuk pemulihan.
Ia juga memberikan peringatan keras mengenai fenomena Low Energy Availability (LEA) yang berisiko pada kesehatan jangka panjang atlet jika kebutuhan energi mereka tidak terpenuhi.
Koordinator Program Studi S-1 Gizi Unesa, Amalia Ruhana, menjelaskan bahwa kehadiran praktisi internasional ini adalah upaya prodi untuk memperkuat fondasi keilmuan gizi olahraga yang kini menjadi fokus utama fakultas.

www.unesa.ac.id
"Harapannya, mahasiswa bisa mendapatkan banyak wawasan terkait sport nutrition, mengingat prodi kami baru dua tahun bergabung di bawah naungan FIKK," ungkapnya.
Selama sepekan kunjungannya, Dr. Marco Mensink tidak hanya memberikan kuliah tamu, tetapi juga memimpin workshop penulisan jurnal internasional bagi para dosen dan peneliti. Dengan reputasi global dan h-index mencapai 40, kehadiran Marco diharapkan dapat memacu produktivitas publikasi ilmiah Unesa di kancah internasional.
Lebih jauh lagi, kunjungan ini diproyeksikan menjadi pintu pembuka bagi Unesa untuk memperluas jejaring internasional. Targetnya bukan sekadar penelitian bersama, melainkan inisiasi kerja sama formal jangka panjang dengan Wageningen University sebagai bagian dari upaya Unesa mencapai target universitas dalam bidang kolaborasi global. ][
***
Reporter: Tarisa Adistia (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: