
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Sebanyak 613 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 mengikuti kuliah umum bertajuk “Upaya Penguatan Mental Positif dan Kebugaran Calon Guru Profesional dalam Pencegahan Narkoba serta Kekerasan di Satuan Pendidikan” di Auditorium Gedung PPG Lantai 9 Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Kampus II Lidah Wetan, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Budi Mulyanto sebagai pemateri pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan. Selain itu, Sie Prevensi dan Intervensi Kekerasan dan Isu Strategis Unesa, Putri Aisyiyah Rachma Dewi turut memberikan materi mengenai upaya mewujudkan budaya nirkekerasan di satuan pendidikan.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi mengatakan bahwa mahasiswa PPG memiliki peran strategis sebagai calon guru profesional yang nantinya akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.

www.unesa.ac.id
Menurutnya, para mahasiswa tersebut berpotensi menjadi agen edukasi dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika dan NAPZA, sekaligus pelopor budaya sekolah yang aman dan nirkekerasan.
“Setelah mengikuti kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan menjadi duta edukasi yang menyebarluaskan pemahaman tentang bahaya narkotika dan NAPZA, serta menjadi agen pencegahan kekerasan seksual dan bullying di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Martadi juga mengingatkan agar tidak ada guru yang terlibat penyalahgunaan narkoba karena hal tersebut tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga mencoreng citra profesi guru. Ia menambahkan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga masa depan bangsa melalui generasi yang mereka didik menuju Indonesia Emas 2045.

www.unesa.ac.id
Sementara itu, Kepala Badan Pendidikan Profesi Guru (BPPG) Unesa, Fatkur Rohman Kafrawi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan bagi calon guru profesional agar memiliki kesadaran terhadap bahaya narkoba, kekerasan seksual, dan perundungan di satuan pendidikan.
“Harapannya, ketika nantinya mereka terjun ke sekolah masing-masing, mereka dapat menjadi agen edukasi yang menyebarluaskan pemahaman tentang bahaya narkotika, kekerasan seksual, maupun bullying kepada peserta didik,” katanya.
Ia menambahkan, isu narkoba dan kekerasan dipadukan dengan penguatan kebugaran fisik dan mental mahasiswa melalui pembiasaan hidup sehat. Sebelum kuliah umum dimulai, mahasiswa mengikuti senam bersama sebagai bagian dari budaya hidup sehat yang terus dibangun di lingkungan PPG Unesa.
Dalam pemaparannya, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Budi Mulyanto menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar terus berkembang dengan pola penyebaran yang semakin kompleks, termasuk melalui ruang digital dan produk yang mudah dijangkau generasi muda.

www.unesa.ac.id
Ia juga mengingatkan calon guru untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan zat adiktif yang beredar di sekitar lingkungan masyarakat dan pelajar. Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga merusak kondisi psikologis, karakter, dan masa depan generasi muda.
Sie Prevensi dan Intervensi Kekerasan dan Isu Strategis Unesa, Putri Aisyiyah Rachma Dewi menjelaskan pentingnya mewujudkan budaya nirkekerasan di lingkungan pendidikan melalui implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026.
Dalam materinya, ia menyoroti berbagai persoalan yang marak terjadi di lingkungan anak dan remaja, mulai bullying, kekerasan digital, tawuran, hingga fenomena judi online pada anak.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan tersebut juga ditandai dengan deklarasi perang melawan narkoba dan kekerasan di satuan pendidikan yang diikuti seluruh mahasiswa PPG calon guru.
Melalui deklarasi tersebut, para calon guru diajak memperkuat komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika, perundungan, dan berbagai bentuk kekerasan di sekolah. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: